Salam


AngetSegar 
Dengan makin berkembangnya teknologi informasi dan makin masivnya penggunaan internet, maka dalam hal sederhana saja, dalam hal ini adalah membuat minuman, atau mau minum apa? bisa menjadi sesuatu yang cukup menarik untuk di"oprek" atau membuat sebuah eksperimen kita "mau minum apa?". . .dengan semakin banyaknya artikel di dunia maya tentang aneka minuman, maka blog "ANGETSEGAR" ini juga merasa tertantang untuk menghadirkan berbagai macam minuman, berikut ulasan singkatnya, ataupun resep praktisnya.  Besar harapan saya kiranya kami dapat mengumpulkan berbagai macam tulisan dari berbagai belahan nusantara pada khususnya, terutama untuk aneka minuman.
Salam.

Adon-adon Coro

Adon-adon Coro
Adon-adon Coro merupakan minuman tradisional khas Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Yang merupakan minuman yang disajikan secara hangat, sangat cocok untuk diminum pada waktu cuaca terasa dingin karena sangat membantu dalam menghangatkan tubuh.  Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat minuman ini sangat mudah dicari, yaitu :

Bahan-bahan :
1. Jahe Parut, 100 gram
2. Daun Pandan, secukupnya
3. Santan dari seperempat butir kelapa
4. Merica bubuk secukupnya
5. Kayu manis secukupnya
6. Cengkeh secukupnya
7. Lengkuas yang dimemarkan, satu ruas
8. Gula Jawa secukupnya
9. daging kelapa muda dipotong dadu kecil
10. Air secukupnya

Cara Membuat :
1. Jahe, Gula Jawa, Santan dan Air direbus sampai Mendidih.
2. Masukan daun pandan, merica bubuk, kayu manis, cengkeh, dan lengkuas kemuadian diaduk rata
3. Angkat, saring, dan siap disajikan dengan potongan daging kelapa muda yang diiris dadu selagi masih panas.



Demikian resep minuman Adon-adon Coro, yang merupakan minuman hangat khas Jepara. Selamat mencoba dan menikmati sensasinya. Salam

Bandrek

Bandrek
Bandrek merupakan minuman tradisional khas Jawa Barat, sensasi hangat akan terasa jika kita meminumnya, karena pengaruh dari jahe bakar yang ada dalam minuman ini.  Saat suasana hujan atau gerimis yang berhawa dingin, maka minuman ini sangat cocok untuk dihidangkan.  Bahan Bandrek yang paling penting dan sangat mempengaruhi cita rasa akhir adalah Jahe dan Gula Merah.  Terkadang serutan kelapa ditambahkan ke dalam Bandrek untuk menambah rasa dan tampilan.

Bahan-bahan :
1. Air, 1000 ml
2. Gula Jawa yang disisir halus, 200 gram
3. Jahe bakar yang dimemarkan, 100 gram
4. Kayu manis, 5 sm
5. Daun pandan, 2 lembar
6. Cengkeh, 5 butir
7. Garam, setengah sendok teh

Cara Membuat :
1. Rebus sampai mendidih dan beraroma, air, daun pandan, gula Jawa, kayu manis, cengkeh, dan garam.
2. Saring rebusan bahan-bahan di atas dan siap dihidangkan dalam keadaan masih panas.

Bir Pletok

Bir Pletok
Bir Pletok adalah minuman dari daerah Betawi.  Warna merah yang menarik pada minuman ini biasanya dari bahan tambahan berupa kayu secang.  Kata "bir" yang merupakan sebutan untuk minuman ini tidak menggambarkan bahwa itu mengandung Alkohol.  Konon khasiat Bir Pletok adalah bisa memperlancar peredaran darah, dan meringankan nyeri pada lambung.  Sangat lezat disajikan saat masih panas dan dinikmati saat cuaca dingin.

Bahan-bahan :
1. Air bersih, 2 liter
2. Jahe yang dimemarkan, 350 gram
3. Cengkeh, 6 butir
4. Kayu manis, 5 cm
5. Kapulaga, 3 buah
6. Serai yang dimemarkan, 5 batang
7. Kayu secang, 25 gram
8. Pala yang dimemarkan, setengan butir
9. gula pasir, 500 gram
10. Garam, Secukupnya

Cara membuat :
1. Campurkan gula dengan air ke dalam panci
2. Kemudian masukan jahe, rebus di atas api sedang hingga mendidih dan larut gulanya
3. Tambahkan kayu secang sambil diaduk merata
4. Masukan kayu manis, cengkeh, kapulaga, dan pala
5. Tambahkan serai
6. Tetap masak di atas api kecil sampai aroma rempahnya keluar, kira-kira sampai 1 jam
7. Saring dan siap disajikan dengan dituangkan di gelas-gelas kecil.

Silahkan dicoba resep ini.
Salam

Wedang Ronde

Wedang Ronde merupakan minuman tradisional dari Jawa. Minuman ini adalah seduhan air Jahe yang berisi bola-bola yang kemudian disebut dengan ronde. Disajikan dalam keaadaan panas dan dimasukan kacang yang sudah disangrai, kolang-kaling, dan potongan-potongan roti kedalamnya.
Bahan-bahan :
1 Tepung Ketan 250 gram
2 Jahe yang dimemarkan 1 buah
3 Serai dimemarkan 2 batang
4 Kacang sangrai secukupnya
5 Air 1 liter
6 Gula Pasir secukupnya
Cara Membuat :
1 Rebus air dengan gula, serai dan jahe sampai mendidih
2
Uleni tepung ketan dengan air matang hangat sedikit demi sedikit sampai adonan bisa dibentuk
3 Bentuk adonan sebesar biji kelereng
4
Didihkan air dalam panci. Masukan bulatan-bulatan tepung ketan atau ronde, masak sampai bulatan mengapung
5
Masukan bulatan ronde ke dalam air wedang, beri taburan kacang sangrai. Dan sajikan selagi hangat
Minuman yang satu ini merupakan salah satu minuman yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita, namun kita mungkin tidak ada bosan-bosannya dengan resep minuman yang satu ini. Selain rasanya yang segar, minuman ini dapat menghangatkan badan ketika cuaca sedang dingin. Salam

Sinom

Sinom banyak memiliki manfaat khususnya untuk wanita, yaitu mengurangi sakit ketika haid, membersihkan darah, sebagai antibiotik, dan membuat kulit akan tampak bersih.Di daerah Jawa Timur, sinom sering disajikan sebagai minuman segar, dan sudah sangat lazim dijual seperti halnya menjual es teh. Sinom juga bermanfaat untu melancarkan buang air besar, menghilangkan keputihan, mencegah rambut rontok dan melangsingkan tubuh.

Bahan-bahan :

1 Daun Asam Muda (sinom) 50 gram
2 Kunyit yang diiris dan disangrai 25 gram
3 Asam Jawa 25 gram
4 Air Jeruk Nipis 75 ml
5 Air matang 100 ml
6 Gula Pasir/gula jawa 100 gram
7 Daun pandan 2 lembar
8 Air bersih 1 liter

Cara Membuat :

1
Campur daun asam, kunyit, asam jawa, bisa juga air jeruk nipis, dan 100 ml air matang
2
Masak air satu liter bersama dengan gula dan daun pandan hingga gula larut dan samapai mendidih
3
Campurkan rebusan air gula dengan campuran asam kunyit, aduk secara merata kemudian saring
4 Sajikan dalam keadaan dingin (bisa dengan memasukan es batu)
5
Bahan tersebut bisa disajikan untuk 5 sampai 6 porsi

Selamat mencoba kesegaran Sinom. Salam

Sekoteng

Sekoteng merupakan minuman tradisional hangat yang begitu popular di dataran Jawa dan sudah merambat ke belahan nusantara lainnya. Minuman hangat ini selain nikmat dan segar juga dapat membantu memulihkan daya tahan tubuh dengan kandungan rempah-rempah yang terdapat di dalamnya. Sekoteng juga sering disebut dengan wedang sekoteng yang terdiri dari olahan rempah-rempah dan terdapat bahan isi seperti potongan roti, pacar cina, kacang hijau dan atau kolang kaling.

Bahan Isi :

1 Biji Delima/Mutiara, rebus sampai matang 50 gram
2 Kolang kaling, iris tipis, rebus dengan satu lembar daun pandan, 15 menit 30 gram
3 Roti tawar 2 lembar
4 Kacang tanah kupas, goreng sampai matang 50 gram
5 Kacang hijau, rebus sampai matang 100 gram

Bahan Wedang Jahe :

1 Air 1 liter
2 Jahe, memarkan 50 gram
3 Serai, memarkan 2 batang
4 Daun Pandan, buat simpul 2 lembar
5 Gula Pasir 175 gram

Cara Membuat :

1
Rebus semua bahan wedang jahe, setelah mendidih segera kecilkan api dan biarkan tetap pas, sampai waktu menghidangkan.
2
Susun semua bahan isi dalam mangkuk hidang, sambil memperhatikan tampilan susunan supaya menarik.
3
Tuangkan larutan wedang jahe yang sudah jadi tadi dalam keadaan masih panas, sajikan segera.

Jika anda ingin mencoba menyajikan hidangan minuman hangat wedang sekoteng ini untuk teman cemilan saat malam, anda dapat membuatnya sendiri di rumah.